Lillahi Ta'ala, Bismillah, Ta’awwuz
Futuuhul Ghaib
[Penyingkap keghaiban]
Risalah 63
Mutiara karya Syeikh Abdul Qadir Jailani
|
Kuberkata dalam
mimpi: "Wahai yang menyekutukan Tuhan di dalam benak dengan diri sendiri, dalam
sikap lahiriah dengan ciptaan-Nya, dan dalam tindakan dengan kedirian!"
Bertanyalah seorang di sampingku, "Pernyataan apakah ini?" "Itulah suatu
pengetahuan ruhani," jawabku.
Risalah 64
Mutiara karya Syeikh Abdul Qadir Jailani
|
Suatu hari, suatu
masalah mengusik benakku Jiwaku tertekan. Kuberkata: "Aku menginginkan kematian,
yang di dalamnya tiada kehidupan, dan kehidupan, yang di dalamnya tiada
kematian."
Aku ditanya, kematian apakah yang di dalamnya tiada kehidupan,
dan kehidupan apakah yang didalamnya tiada kematian yang tiada memiliki
kehidupan ialah kematianku dari sesamaku, sehingga aku tak melihat manfaat dan
mudharat mereka, dan kematianku dari diriku, dari keinginanku, dari tujuanku di
dalam kehidupan duniawi dan kehidupan setelah matiku, sehingga aku tak berada di
dalam kehidupan setelah matiku, sehingga aku tak berada di dalam ini semua.
Kehidupan yang tak memiliki kematian ialah kehidupanku dengan kehendak-Nya,
sehingga aku tak maujud di dalamnya, dan kematianku di dalamnya ialah
kemaujudanku dengan-Nya.
Kerana aku telah mengerti, maka hal ini telah
menjadi tujuan paling muliaku.
|
|
No comments:
Post a Comment